Coban Rondo Di Malang Ini Artinya Air Terjun Janda, Kenapa?

Coban Rondo adalah salah satu tempat wisata terkenal di Malang, penamaannya berasal dari bahasa Jawa yang kalau di artikan ke dalam Bahasa Indonesia jadi agak aneh – Air Terjun Janda.

Mengapa air terjun kok di beri nama Janda? Suaminya kemana?

Pertanyaan konyol seperti itu sempat muncul di pikiran saya. Setelah saya telusuri, ternyata lagi-lagi ada sebuah legenda menarik dibalik asal-usul pemberian nama Coban Rondo ini. Inilah uniknya Indonesia, tiap tempat wisata yang terkenal pasti selalu saja ada legenda yang melekat.

Seperti Gunung Tangkuban Perahu yang katanya berasal dari perahu yang di tendang kemudian terbalik, atau Danau Situ Patenggang yang berasal dari air mata kerinduan ceile. Unik ! Baca dulu deh kalau kamu belum baca.

Lalu bagaimana dengan legenda Coban Rondo yang bisa-bisanya jadi Air Terjun Janda?

Baiklah, begini ceritanya..

Baca: Apakah Pantai Sendiki Malang Angker?

Legenda Asal-usul Coban Rondo Malang

 

Legenda Coban Rondo berawal dari kisah sepasang pengantin yang baru saja menikah. Sepasang pengantin baru yang sedang bahagia ini bernama Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo.

Dewi Anjarwati adalah seorang perempuan yang amat cantik jelita, berasal dari Gunung Kawi. Sedangkan Raden Baron Kusumo adalah seorang pria gagah perkasa yang berasal dari Gunung Anjasmoro.

Singkat cerita, Dewi Anjarwati mengajak suaminya untuk pulang ke tempat asal suaminya di Gunung Anjasmoro saat pernikahan mereka telah menginjak usia 36 hari. Ternyata usia 36 hari ini memiliki mitos tersendriri dalam budaya jawa – yang di sebut dengan Selapan.

Saat itu orang tua Dewi Anjarwati mengetahui bahwa anaknya akan pergi ke Gunung Anjasmoro pada saat usia pernikahan mereka memasuki usia selapan, terang saja sang orang tua melarangnya. Karena takut akan terjadi hal-hal buruk.

Namun Dewi Anjarwati bersikeras untuk tetap pergi, ia mengabaikan larangan orang tuanya. Entah ada gerangan apa yang membuat Dewi Anjarwati sangat ingin pergi ke Gunung Anjasmoro hari itu juga.

Akhirnya karena keinginan Dewi Anjarwati tak dapat lagi di cegah, berangkatlah mereka ke Gunung Anjasmoro.

Semua baik-baik saja hingga di tengah perjalanan tiba-tiba muncul seorang pria bernama Joko Lelono yang tidak jelas asal-usulnya dari mana. Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo sangat terkejut dengan kemunculan pria ini.

Saya tidak menemukan sumber bagaimana kronologi sebenarnya kemunculan pria misterius ini, apakah dia muncul tiba-tiba seperti jin atau keluar dari semak-semak memang dengan niat untuk membuat orang terkejut. Yang jelas disebutkan, dia muncul secara tiba-tiba !

Bukan cuma muncul lalu membuat terkejut, setelah melihat Dewi Anjarwati yang ternyata amat cantik ia pun malah terpesona. Kurang ajarnya lagi, ia berusaha merebutnya dari Raden Baron Kusumo.

Coba bayangkan, kamu sedang jalan-jalan dengan istri tiba-tiba seorang pria misterius muncul secara mengejutkan lalu naksir sama istri kamu, ingin merebutnya pula. Apa kamu akan marah? Ya jelas marah.

Tidak ada sumber yang menjelaskan maksud merebut disini seperti apa. Jadi mari kita bayangkan saja si Dewi Anjarwati ditarik sana tarik sini oleh kedua pria itu.

Karena perebutan yang semakin sengit, akhirnya terjadilah sebuah perkelahian. Raden Baron Kusumo memerintahkan kepada para pembantunya yang ikut menemani perjalanan mereka untuk membawa Dewi Anjarwati dan menyembunyikannya di sebuah coban (air terjun).

Perkelahian Joko Lelono dan Raden Baron Kusumo berujung maut. Keduanya tewas.

Dewi Anjarwati pun harus menerima nasib bahwa dirinya kini telah menjadi seorang janda. Begitu pula dengan air terjun tempat ia bersembunyi yang sejak hari itu ikut menanggung akibatnya – di beri nama menjadi air terjun janda atau dalam bahasa Jawa disebut dengan Coban Rondo.

Seperti itulah legenda asal-usul nama Coban Rondo.

Saat ini Coban Rondo telah menjadi tempat wisata yang populer di Malang, jika kamu berencana jalan-jalan ke Malang tidak ada salahnya untuk menjenguk si janda.

Apa Yang Menarik Dari Coban Rondo?

Coban Rondo merupakan air terjun yang memiliki ketinggian cukup tinggi, sekitar 84 meter. Airnya berasal dari Gunung Kawi dan mengalir dengan sangat deras pada saat musim penghujan yaitu mencapai 150 liter perdetik.

Dari kejauhan, air yang jatuh tanpa terputus terlihat sangat putih septerti tirai. Udara di sekitar Coban Rondo juga sangat dingin karena letaknya lokasinya yang cukup tinggi yaitu sekitar 1.135 meter di atas permukaan laut.

misteri coban rondo, coban rondo labirin, tiket masuk coban rondo, coban rondo batu malang, wisata coban rondo, coban manten, cerita air terjun coban rondo, jalan menuju coban rondo, coban rondo malang, air terjun janda, air terjun janda malang
Taman Labirin Di Coban Rondo Yang Lagi Ngetrend

Coban Rondo sebenarnya merupakan coban di tingkat paling bawah, diatasnya masih ada 2 coban lagi yaitu Coban Manten (Air Terjun Pengantin) dan Coban Dudo (Air Terjun Dudo). Namanya memang unik seperti itu. Lain kali akan kita bahas legenda asal-usulnya.

Selain menikmati keindahan alam, ada beberapa aktivitas menarik lain yang bisa dilakukan di Coban Rondo karena saat ini telah tersedia berbagai wahana outdoor yang cukup seru seperti Taman Labirin, Treewalk, Treking, Flying Fox, Kereta Kelinci, Paint Ball, dan Api Unggun.

Lokasi Air Terjun Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Malang. Lokasi Coban Rondo berjarak sekitar 24 Km dari pusat Kota Malang. Jika menggunakan kendaraan akan menghabiskan waktu perjalanan kurang lebih 45 menit – 1 jam.

Jalan menuju Coban Rondo sebenarnya mudah di akses. Jika menggunakan kendaraan pribadi, kamu ambil rute melalui jalan raya Kota Batu – Pujon. Ikuti saja jalan yang berkelok-kelok dan menanjak hingga sampai di puncak perbukitan. Nanti akan ada papan petunjuk untuk belok ke kiri menuju Air Terjun Coban Rondo.

Jika kamu menggunakan bis, naiklah bis jurusan Malang lalu turun di terminal Arjosari. Kemudian naik angkot dengan tujuan Landungsari. Dari Landungsari naik lagi bis yang menuju ke kediri dan melewati Pujon kemudian kamu turun di Patung Sapi, sebut saja kamu ingin ke Coban Rondo sopir bis pasti mengerti. Dari patung sapi kamu bisa melanjutkan perjalanan naik ojek hingga sampai di lokasi.

Semoga Bermanfaat.

Tags: Coban Rondo
Flash Sale Kecantikan 50%
x