Danau Kelimutu Ende, Mitos Dan Kenunikan Wisata Pulau Flores

Danau Kelimutu Ende merupakan salah satu wisata favorit untuk dijadikan destinasi wisata liburan kamu. Keindahan pemandangan danau tiga warna yang terletak di puncak Gunung Kelimutu ini akan memberikan kamu pengalaman traveling yang tak terlupakan.

Danau Kelimutu terletak di Kabupaten Ende, Flores Nusa Tenggara Timur. Letak Danau Kelimutu ada pada 1.631 dpl (diatas permukaan laut), di puncak Gunung Kelimutu. Nama Kelimutu berasal dari kata keli=mendidih dan mutu=gunung, nah sobat, bisa diartikan bahwa Danau Kelimutu merupakan danau yang terletak di puncak gunung yang mendidih.

Danau Kelimutu Flores NTT
Keindahan Danau Kelimutu Flores NTT

Serem ya? Tapi tidak demikian kenyataannya, jika kamu adalah orang yang pernah berwisata ke Danau Kelimutu, pasti akan sangat takjub dengan keindahan pemandangan yang disuguhkan. Ada banyak sekali keindahan yang tersembunyi di tempat wisata yang satu ini.

Baca juga: Pulau Enggano, Surga Tersembunyi Di Laut Bengkulu

Belum lagi dengan berbagai mitos dan keunikan yang ada dibalik danau ajaib yang bisa berubah warna ini.
Apa saja mitos dan keunikan dari Danau Kelimutu Ende di Pulau Flores ini?

Misteri Danau Kelimutu Dapat Berubah Warna, Namun Belum Dipastikan Apa Penyebabnya

Perubahan Warna Danau Kelimutu
Perubahan warna danau kelimutu

Hal yang paling melegenda dan menjadikan Danau Kelimutu sangat dikenal sampai ke penjuru dunia karena danau ini dapat berubah warna.

Para ahli geologis berpendapat bahwa perubahan warna yang terjadi pada Danau Kelimutu disebabkan karena adanya kandungan mineral, bebatuan dan lumut yang terpengaruh oleh faktor geologis dan intensitas cahaya matahari.

Namun belum ada penelitian yang dapat membuktikan secara pasti apa penyebab danau ini dapat berubah warna.

Sejauh ini saya belum menemukan literatur yang dapat menjelaskan secara ilmiah apa yang menyebabkan danau tiga warna ini memiliki warna yang bisa berubah-ubah, oleh karena itu fenomena alam menakjubkan ini masih menjadi sesuatu yang misterius! Wah, bikin penasaran bukan?

Warna Danau Kelimutu Ende Melambangkan Bendera Negara Penemunya, Benarkah?

danau kelimutu ende berubah warna
Danau kelimutu berwarna merah, biru, hijau di uang 5000 rupiah lama


Danau Kelimutu Ende
ditemukan pertama kali sekitar satu abad yang lalu oleh seorang berkebangsaan belanda bernama Van Such Telen. Saat ditemukan pada tahun 1915 tersebut, warna Danau Kelimutu adalah merah, putih dan biru, sesuai dengan bendera Negara Belanda. Hm bagaimana menurut kamu, apakah ini kebetulan?

Seiring berjalannya waktu warna ketiga danau sering berubah-ubah, bahkan sekarang warna danau kelimutu kerap berubah menjadi hijau, cokelat, bahkan hitam. Coba deh kamu traveling kesana lalu buktikan sendiri seperti apa warna Danau Kelimutu yang sebenarnya.

Legenda Danau Kelimutu Menurut Masyarakat Setempat

Legenda Danau Kelimutu
Danau tiwu ata polo

Nah, bicara soal legenda danau kelimutu, ada cerita unik yang berhasil saya peroleh dari masyarakat setempat mengenai asal usul Danau Kelimutu Ende yang indah ini. Cerita Danau Kelimutu versi masyarakat setempat ini sedikit menjadikan tempat wisata ini terkesan angker. Konon katanya tiap-tiap danau dihuni oleh parah roh.

Danau yang berwarna biru, bernama Tiwu Nuwa Muri yang dihuni oleh roh anak-anak muda yang sudah meninggal.

Danau yang berwarna merah, bernama Tiwu Ata Polo yang dihuni oleh roh orang-orang yang berkelakuan jahat semasa hidupnya, menurut legendanya orang jahat yang dimaksud adalah para penyihir.

Sedangkan danau yang berwarna putih, bernama Tiwu Ata Mbupu yang dihuni oleh roh orang-orang tua yang sudah meninggal

Perubahan Warna Danau Kelimutu Diyakini Sebagai Pertanda Baik Atau Buruk

Perubahan Warna Danau Kelimutu
Perubahan Warna Danau Kelimutu Terlihat Dari Atas

Perubahan Warna Danau Kelimutu diyakini oleh masyarakat setempat memiliki makna tertentu. Perubahan warna pada danau dapat berarti sebuah pertanda yang baik ataupun buruk.

Masyarakat setempat bercerita bahwa pada tahun 1992, salah satu dari ketiga danau kelimutu berubah warnanya menjadi coklat kemerahan, dan ditahun yang sama terjadi bencana gempa di Pulau Flores.

Kemudian pada tahun 2004 perubahan warna danau terjadi lagi, hal ini bertepatan dengan bencana tsunami di aceh. Nah bagaimana menurut kamu? apakah ini hanya sebuah kebetulan belaka, hm siapa yang tahu.

Yang jelas masyarakat sangat meyakini bahwa Danau Kelimutu memiliki kekuatan magis yang luar biasa. Bahkan dalam adat masyarakat setempat secara rutin diadakan upacara ritual dengan memberikan sesaji yang ditujukan kepada para roh penunggu danau.

Festival Danau Kelimutu Menjadi Target Wisata Yang Menarik Untuk Dikunjungi

Festival Danau Kelimutu
Ritual adat tahunan danau kelimutu, tari gawi

Festival Danau Kelimutu merupakan acara tahunan yang diadakan pada bulan Agustus setiap tahunnya. Acara tahunan ini bertepatan dengan ritual adat Pati Ka Dua Bapu Ata Mata, sebuah ritual adat yang diadakan oleh Suku Lio. Ritual Patika ini merupakan ritual pemberian sesaji yang untuk ketiga danau.

Rangkaian acara ritual patika ini biasanya lanjutkan dengan makan besar bersama para tetua adat, dan dilanjutkan dengan acara arak tuak. Setelah ritual selesai masyarakat menyanyikan lagu tradisional suku lio dan tari-tarian yang bernama Tari Gawi.

Kemeriahan festival tahunan ini selalu menjadi magnet bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara, menyebabkan Danau Kelimutu Ende menjadi destinasi wisata yang selalu ramai dikunjungi. Bagaimana sobat, apakah kamu tertarik untuk segera traveling kesana?

Tags: danau kelimutu, Sejarah danau kelemutu
Flash Sale Kecantikan 50%
x