7 Rekomendasi Tempat Wisata Mojokerto Terbaru

Rekomendasi Tempat Wisata Mojokerto TerbaruWisataLova, Tidak cuma Malang yang menjadi lokasi wisata favorit di Jawa Timur. Wisata Mojokerto pun layak dipilih berlibur bersama seluruh anggota keluarga. Kota onde-onde ini hanya 2 jam perjalanan darat dari Surabaya. Wisata Mojokerto yang utama adalah berbagai peninggalan bersejarah yang unik dan menawarkan wisata edukasi.

tempat wisata mojokerto terbaru

Rekomendasi Tempat Wisata Mojokerto Terbaru

Maha Vihara Mojopahit

Wihara ini berada di Trowulan dengan jarak 14 km dari kota Mojokerto. Berdiri dari tahun 1989, Maha Vihara Mojopahit menganut arsitektur bergaya joglo. Sementara di bagian depan, pengunjung menemukan kombinasi cantik dari budaya Jawa, India, dan China.

Pesona wihara ini  adalah patung Buddha tidur dengan panjang 22 m, lebar 6 m, lalu tingginya 4,5 m. Patung itu sendiri berada di area kiri belakang bangunan utama. Konon patung Buddha itu menjadi yang terbesar di dunia nomor tiga sekaligus sebagai patung Buddha terbesar di Indonesia.

Cek: Rekomendasi Tempat Wisata Pacet

Kampung Majapahit

Wisata Mojokerto yang satu ini sangat menarik berkat unsur sejarah maupun budaya yang ditawarkannya. Mudah sekali bagi wisatawan pergi ke Kampung Majapahit ini. Wisatawan tinggal mengikuti jalan utama Jombang Mojokerto sampai di gapura Kampung Majapahit.

Kerajaan Majapahit didirikan 7 abad silam tentu saja merupakan bagian dari sejarah Indonesia yang sangat penting. Di sana dijumpai reruntuhan bangunan, tembok, dan batuan yang direnovasi lagi oleh pemerintah setempat untuk ditetapkan sebagai cagar budaya. Model rumah-rumah di Kampung Majapahit sekilas sama dengan pendopo a dimana ada empat kayu besar untuk penyangga atap.

Modelnya didesain bergaya kuno demi menunjukkan keaslian budaya masa dahulu kala. Kemudian untuk lantai digunakan batu sungai. Di Wisata Mojokerto ini wisatawan pun dapat bersosialisasi dengan para pengrajin batik tulis Majapahit sebagai pekerjaan utama mayoritas penduduk setempat.

Candi Kedaton dan Sumur Upas

Berada dekat dengan Pendopo majapahit, Candi Kedaton masih punya struktur bangunan yang terpelihara hingga hari ini. Bila dibanding reruntuhan di sekelilingnya, wisata Mojokerto bersejarah tetap dipelihara oleh penduduk sekitar. Sementara untuk sumur Upas, berada di area tengah kompleks dimana tadinya diyakini menjadi lokasi berlatih kalangan kesatria kerajaan.

Tidak cuma itu, situs tersebut pun memiliki kadar racun yang ada dalam air sumur yang katanya dapat merusak sistem saraf manusia yang meminumnya. Pada era Kerajaaan Majapahit dahulu kala, air sumur ini kerap dimanfaatkan merendam berbagai jenis pusaka mulai dari keris, tombak dan lainnya.

Terasering Selotapak

Jika Anda menyukai sawah dan pemandangan yang indah, maka Anda harus mengunjungi Terasering Selotapak. Area persawahan bertingkat yang terletak di kaki Gunung Penanggungan ini menawarkan pemandangan yang indah dengan Gunung Welirang sebagai latar belakangnya.

Kegiatan yang bisa dinikmati di tempat wisata di Mojokerto ini antara lain menyaksikan matahari terbit dan terbenam, berburu spot foto unik, dan berjalan-jalan menyusuri pematang sawah. Anda juga bisa mengunjungi Café Gartenhutte yang menawarkan kuliner lezat dan spot foto yang Instagramable. Untuk mengunjungi wisata Mojokerto di Kecamatan Trawas, Anda dapat menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dari Surabaya dan 1 jam dari Malang.

Ranu Manduro

Spot di Mojokerto ini menjadi viral karena keindahannya. Jika Anda penasaran, pemandangan di sini adalah padang rumput hijau dengan beberapa bebatuan alam yang tersebar di sekitarnya ditambah latar belakang gunung yang sangat indah. Pemandangan ini juga mengingatkan pada set film Jurassic Park.

Terletak di Kecamatan Ngoro, Ranu Manduro sebenarnya bukan objek wisata. Melainkan, ini adalah area pertambangan sehingga pengunjung harus berhati-hati dengan banyaknya genangan air dan bebatuan besar di sepanjang area tersebut.

Gunung Penanggungan

Gunung Penanggungan sangat layak dikunjungi karena pemandangannya yang luar biasa. Dari puncaknya, Anda bisa melihat Gunung Arjuna dan Gunung Welirang, bahkan di pagi hari, Anda bisa mendapatkan panorama lautan awan, menurut legenda, gunung ini adalah puncak Gunung Mahameru, yang merupakan pecahan dari Gunung Semeru. Sehingga gunung ini memiliki nuansa sakral dan suci, yang terbukti dari banyaknya peninggalan candi yang tersebar di sekitar area gunung. Anda bisa menemukan peninggalan-peninggalan bersejarah ini ketika melewati beberapa jalur pendakian yang tersedia.

Durasi pendakiannya sendiri hanya sekitar 3 jam untuk pendakian normal. Biasanya wisatawan akan berkemah terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak dan kembali pulang.

Jalur Jolotundo, Tamiajeng, dan Kedungudi adalah beberapa dari 5 jalur teratas yang disukai para pendaki Gunung Penanggungan. Jika Anda tertarik, Anda bisa menemukannya di antara Kabupaten Mojokerto dan Lumajang. Anda hanya perlu membayar biaya retribusi sebesar Rp10.000. Meskipun buka 24 jam, waktu terbaik untuk mengunjunginya adalah saat musim kemarau atau awal musim hujan. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir badai akan merusak perjalanan Anda dan Anda dapat menikmati pemandangannya.

Air Terjun Dlundung

Air Terjun Dlundung, yang terletak di kaki Gunung Arjuno di Ketapang, Kemloko, Trawas, Mojokerto, adalah tempat yang populer karena udara pegunungan yang segar dan pemandangannya yang indah. Pengunjung dapat berenang di kolam dekat air terjun setinggi 60 meter, berfoto-foto di area sekitar air terjun, dan menikmati berbagai kegiatan, seperti outbound dan berkemah. Waktu terbaik untuk berkunjung biasanya pada pagi atau sore hari. Tiket masuk, yang sudah termasuk asuransi keselamatan bagi pengunjung, berharga Rp8.000 hingga Rp13.000.

Flash Sale Kecantikan 50%
x